Pemuda Muslimin Indonesia (disingkat Pemuda Muslim) adalah organisasi kepemudaan dan keagamaan Islam tertua di Indonesia yang didirikan di Yogyakarta pada 25 November 1928. Organisasi ini lahir sebagai sayap perjuangan (underbouw) dari Sarekat Islam (SI). Sejak awal berdirinya, Pemuda Muslimin hadir sebagai wadah kaderisasi pemuda Islam yang berorientasi pada dakwah, pendidikan, dan perjuangan kebangsaan.
Semboyan: "Sebersih Tauhid, Setinggi Ilmu, Sepandai Siyasah".
Didirikan atas prakarsa H. Agus Salim bersama para tokoh sentral Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII), yaitu Soemadi, Syamsurizal, Abdul Gani, dan Muhammad Sarjan, AM. Sangadji dan SM. Kartosuwiryo.
Diciptakan untuk memberikan wadah bagi para pelajar dan pemuda Islam agar mendapatkan pendidikan politik, keorganisasian, serta menanamkan semangat kebangsaan dan keislaman yang kuat dalam melawan kolonialisme
Perjalanan di Banjarnegara
Di Kabupaten Banjarnegara, Pimpinan Cabang Pemuda Muslimin tumbuh dari semangat para pemuda yang ingin berkontribusi lebih luas bagi masyarakat. Kini, organisasi telah memiliki 14 Pengurus Anak Cabang di seluruh kecamatan dengan lebih dari 500 kader aktif.
Visi
Membangun pemuda/pemudi menjadi kader- kader penerus perjuangan yang berwatak keislaman dengan berpedoman kepada Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah yang nyata. Terwujudnya generasi muda Islam Banjarnegara yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, dan berdaya guna bagi umat dan bangsa.
Misi
- Menyelenggarakan kaderisasi yang berjenjang dan berkelanjutan.
- Menguatkan dakwah Islam yang rahmatan lil 'alamin.
- Mengembangkan potensi ekonomi dan kewirausahaan pemuda.
- Berperan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.